Diet pada pasien hiv ppt

Diet Untuk ODHA (Orang dengan HIV/AIDS)

Nutrisi dan ARV Obat antiretroviral yang diduga dapat menimbulkan masalah nutrisi terutama adalah golongan penghambat protease. Nutrisi yang baik diperlukan untuk menjaga sistem imun odha tetap kuat.

Itu sebabnya orang yang telah berolahraga namun tetap tidak turun barat badannya atau malahan beratnya bertambah.

Nutrisi yang buruk juga akan mengurangi efikasi mengobatan dan kepatuhan minum obat, dan dapat mempercepat progresivitas penyakit. Distribusi lemak yang abnormal juga ditemui pada pasien yang mendapat terapi non-penghambat protease seperti golongan Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor NRTIyaitu stavudin dan zidovudin.

Almatsier, S.

Makanan ini rendah nilai gizinya dan membosankan. Apabila malabsorbsi tersebut disertai dengan diare kronik, yang sering kali terjadi, maka jika tidak ditangani dengan baik dapat menjadi predisposisi terjadinya malnutrisi yang berat.

Untuk diketahui, rasa makanan sangat dipengaruhi oleh kadar lemak. Indikasi Pemberian: Odha perlu memperoleh pendidikan kesehatan yang terkait dengan nutrisi mengenai beberapa aspek, antara lain a prinsip diet sehat, b bagaimana menjaga agar kondisi otot tubuh tetap normal, dan bagaimana prinsip pengobatan wasting syndrome, c manajemen interaksi obat dan makanan, d managemen gejala gastrointestinal yang mempengaruhi asupan jumlah dan jenis makanan, e bagaimana menyikapi dengan benar masalah suplemen herbal dan suplemen nutrisi, f budaya yang berhubungan dengan makanan, g nutrisi sewaktu odha hamil, h susu formula untuk bayi baru lahir, i timbulnya hiperglikemia dan kelainan lipid yang dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung dan stroke.

Makanan ini cukup energi, zat besi, tiamin dan vitamin C. Bila tidak mencukupi, dianjurkan pemberian makanan enteral atau parental sebagai tambahan atau sebagai makanan utama. Memberikan kebebasan pasien untuk memilih makanan yang adekuat sesuai dengan kemampuan makan dan jenis terapi yang diberikan.

Seharusnya obat yang sudah cukup lama masa patennya ini kini bisa diperoleh dalam bentuk generik. Sekarang, menurut Food Guide Pyramid ada 6 group makanan utama yang dapat dikonsumsi untuk mencapai nutrisi seimbang. Umumnya mereka masih mengutamakan konsumsi karbohidrat yang memang lebih cepat menimbulkan rasa kenyang dan kenyamanan sesaat.

Namun obat ini tak banyak menolong pada odha. Minyak ikan asam lemak omega 3 diberikan bersama minyak MCT dapat memperbaiki fungsi kekebalan. DEFENISI Diet adalah pengaturan jenis dan jumlah makanan dengan maksud tertentu seperti mempertahankan kesehatan serta status nutrisi dan membantu menyembuhkan penyakit Hartono, setiap diet termasuk makanan, tetapi tidak semua makanan masuk dalam kategori diet.

Lybrate Gambaran Umum: Desensitasi obat INH, rifampisin tidak boleh dilakukan karena mengakibatkan toksik yang serius pada hati. Pemberian obat antiretroviral golongan penghambat protease dapat menyebabkan akumulasi lemak tubuh yang abnormal lipoatrofi dan lipodistrofiresistensi insulin perifer, serta kenaikan kolesterol, trigliserida, dan glukosa darah.

Kurang motivasi Faktor motivasi sangat memegang peranan dalam berhasilnya sebuah program diet. Susu, yogurt dan keju.

Diet Penyakit HIV/AIDS

Ini sebabnya orang yang tengah menjalankan program diet justru sering merasa lapar. Penyebabnya multifaktorial, termasuk di antaranya adalah abnormalitas mukosa gastrointestinal yang dapat disebabkan oleh infeksi HIV-nya sendiri, atau merupakan akibat sekunder dari infeksi usus oleh agen lain.

Sebaliknya, nutrisi yang buruk meningkatkan kerentanan dan derajat berat infeksi oportunistik. Infeksi HIV positif tanpa gejala. Mengatasi gejala diare, intoleransi laktosa, mual dan muntah.Diet saluran cerna berarti diet yang dilakukan saat terjadi gangguan pada saluran pencernaan.

Adapun gangguan saluran pencernaan itu meliputi falatulensi, diare, gastrities dan tipoid. Adapun gangguan saluran pencernaan itu meliputi falatulensi, diare, gastrities dan tipoid. Diet AIDS diberikan pada pasien akut setelah terkena infeksi HIV, yaitu kepada pasien dengan: Infeksi HIV positif tanpa gejala.

Infeksi HIV dengan gejala (misalnya panas lama, batuk, diare, kesulitan menelan, sariawan dan pembesaran kelenjar getah bening).

Tatalaksana TB dengan HIV/AIDS

Prinsip pengobatan pasien TB-HIV adalah adalah dengan mendahulukan pengobatan TB. Pengobatan ARV (Antiretroviral) dimulai berdasarkan stadium klinis HIV dengan standar WHO.

Pengobatan OAT pada TB-HIV: Pemberian tiasetazon pada pasien HIV/AIDS sangat berbahaya karena akan menyebabkan efek toksik berat pada kulit. Tapi pada kenyataannya protein dan serat—yang berasal dari sayuran dan buah-buahan—jarang terpenuhi dalam menu harian pasien HIV.

Umumnya mereka masih mengutamakan konsumsi karbohidrat yang memang lebih cepat menimbulkan rasa kenyang dan kenyamanan sesaat. · (3) Diet AIDS III = Diet ini diberikan sebagai perpindahan dari Diet AIDS II atau kepada pasien dengan infeksi HIV tanpa gejala.

Bentuk makanan lunak atau biasa, diberikan dalam porsi kecil dan sering. Diet ini tinggi energi, protein, vitamin dan mineral. Apabila kemamuan makanan melalui mulut terbatas dan masih tejadi penurunan berat badan, maka dianjurkan pemberian makanan sonde 5/5.

Diet AIDS I diberikan kepada pasien infeksi HIV akut, dengangejala panas tinggi, sariawan, kesulitan menelan, sesak nafas berat, diare akut, kesadaran menurun, atau segera setelah pasien Author: UGI (Untukgiziindonesia).

Diet pada pasien hiv ppt
Rated 4/5 based on 73 review