Proses katabolisme lemak

Dalam siklus ini dihasilkan urea yang selanjutnya dibuang melalui proses katabolisme lemak berupa urin. Senyawa karbon yang tereduksi lebih banyak menyimpan energi dan apabila ada pembakaran sempurna akan membebaskan energi lebih banyak karena adanya pembebasan elektron yang lebih banyak.

Dalam reaksi ini,gugus fosfat dipindahkan dari ATP ke fruktosafosfat pada posisi 1. Karbohidrat mempunyai tiga unsur, yaitu karbon, hydrogen dan oksigen. Berbeda dengan struktur lainnya sterol mempunyai nucleus dengan empat buah cincin yang saling berhubunga, tiga diantaranya mengandung 6 atom karbon, sedang yang keempat mengandung 5 atom karbon.

Sedangkan katabolisme asam heksanoat dengan jumlah karbon yang sama dengan glukosa 6 karbon menghasilkan 44 ATP, sehingga jumlah energi yang dihasilkan pada lemak lebih besar dibandingkan dengan yang dihasilkan pada karbohidrat dan protein. ATP merupakan gugus adenin yang berikatan dengan tiga gugus fosfat.

Kolesterol ester: Lemak akan diubah menjadi keton untuk dapat masuk ke jalur glikolisis pemecahan glukosa. Hal ini menunjuk ke cara rantai protein ke dalam protein berbentuk bulat dilekukkan dan dilipat untuk membentuk struktur tiga-dimensional secara menyeluruh dari molekul protein.

Lipid lemak mempunyai peran proses katabolisme lemak sangat penting dalam proses metabolisme secara umum. Struktur tersier diselenggarakan oleh interaksi antara gugus-fufus R dalam asam amino.

Oksidasi asam lemak terjadi dalam dua tahap, yaitu oksidasi asam lemak yang menghasilkan residu asetil KoA dan oksidasi asetil KoA menjadi karbon dioksida melalui siklus krebs. Semua asam lemak lemak ini merupakan asam lemak jenuh Sedangkan untuk asam lemak tidak jenuh, adalah lemak yang mempunayi ikatan rangkap atau lebih misalnya palmitoleat, linolenat, arakhidat, dan lain sebagainya.

Dengan peran enzim arginase, penambahan H2O terhadap L-arginin akan menghasilkan L-ornitin dan urea.

Lemak berperan sebagai penyedia energi cadangan dikala tubuh tidak mendapat energi dari sumber energi utama. Pembentukan glukosa dari senyawa lemak ini dirangsang oleh hormon glukagon dan glukokortikoid yang disekresikan pada kondisi dimana tubuh membutuhkan energi namun asupan glukosa menipis.

Struktur sekunder: Dengan peran enzim argininosuksinat sintase, L-sitrulin bereaksi dengan L-aspartat menghasilkan L-argininosuksinat. Bagaimana keterkaitan ketiganya?

Pada bagan terlihat karbohidrat, protein, dan lemak bertemu pada jalur siklus Krebs dengan masukan asetil koenzim A. Gliserol dan asam lemak akan diangkut oleh pembuluh darah menuju ke seluruh tubuh. Gliserol ester Gliserol ester erbentuk melalui metabolism karbohidrat yang mengandung tiga atom karbon, yang salah satu ataom karon bersatu dengan salah satu gugus alcohol.

Jenis-jenis karbohidrat sangat beragam. Enzim yang mengkatalisis dalam tahap ini adalah dehidrogenase gliseraldehida fosfat. Tahap terakhir pada glikolisis ialah reaksi pemindahan gugus fosfat berenergi tinggi dari fosfoenolpiruvat ke ADP yang dikatalisis oleh enzim piruvat kinase sehingga terbentuk molekul ATP dan molekul asam piruvat.

Pengertian Katabolisme Katabolisme merupakan reaksi pemecahan atau penguraian senyawa kompleks organik menjadi sederhana anorganik yang menghasilkan energi. Dalam reaksi ini,gugus fosfat dipindahkan dari ATP ke fruktosafosfat pada posisi 1. Terdapat dua golongan ester yaitu gliserol ester dan cholesterol ester.

Pelepasan gugus fosfat menghasilkan energi yang digunakan langsung oleh sel, yang digunakan untuk melangsungkan reaksi-reaksi kimia, pertumbuhan, transportasi, gerak, reproduksi, dan lain-lain. Beberapa peranan biologi dari lipid sebagai berikut. Merupakan suatu rantai hidrokarbon yang mengandung satu gugus metal pada salah satu ujungnya dan salah satu gugus asam atau karboksil.

Contoh katabolisme adalah respirasi sel, yaitu proses penguraian bahan makanan yang bertujuan menghasilkan energi. Identitas sel, berikatan dengan protein atau lipid dan berfungsi dalam proses pengenalan antar sel.

Karbohidrat dibedakan satu dengan yang lain berdasarkan susunan atom-aromnya, panjang pendeknya rantai serta jenis ikatan. Lemak dapat digunakan sebagai sumber energi yang akan menggantikan glukosa dari karbohidrat.

Setelah berada didalam mitokondria, asam lemak akan mengalami oksidasi untuk menghasilkan energi. Gliserol dalam glikolisis akan diubah kembali menjadi dihidroksi aseton fosfat. ATP merupakan gugus adenin yang berikatan dengan tiga gugus fosfat. Reaksi hidrolisisnya berlangsung sebagai berikut.

Lemak akan dipecah menjadi asam lemak dan gliserol. Hubungan Katabolisme Lemak dan protein Hasil pencernaan lemak asam lemak dan gliserol dan protein asam amino masuk ke dalam jalur respirasi sel pada titiktitik yang diperlihatkan.

HUBUNGAN KATABOLISME KARBOHIDRAT, PROTEIN DAN LEMAK

Fungsi dari Karbohidrat 1. Kelas-kelas itu adalah:Lemak akan dikatabolik menjadi tryglyserol yang dapat menjadi VLDL (very low density lipoproteins = lemak jahat) atau LDL (low densisty lipoproteins) berdasarkan pada jenis lemak yang masuk ke dalam tubuh.

VLDL dapat berpengaruh buruk bagi tubuh, karena mampu menyebabkan aterosklerosis (penyumbatan oleh lemak). ยท Proses Katabolisme Lemak Lemak merupakan salah satu sumber energy bagi tubuh, bahkan kandungan energinya paling tinggi diantara sumber energy yang lain, yaitu sebesar 9kkal/gram.

proses katabolisme lemak

Energi hasil pemecahan lemak dimulai saat lemak berada didalam kebutuhan energi. proses metabolisme lemak Proses pencernaan lemak di dalam tubuh dimulai di dalam mulut yaitu dikunya, dan dicampur dengan air ludah, dan dicampur dengan enzim lipase lingual yang terdapat di dalam kelenjar air liur.

setelah itu lemak masuk ke dalam esofagus dan didalam esofagus lemak tidak mengalami proses pencernaan.

Scribd is the world's largest social reading and publishing site. Proses Katabolisme Lemak Lemak merupakan salah satu sumber energy bagi tubuh, bahkan kandungan energinya paling tinggi diantara sumber energy yang lain, yaitu sebesar 9kkal/gram.

Energi hasil pemecahan lemak dimulai saat lemak berada didalam kebutuhan energi.

Proses katabolisme lemak
Rated 3/5 based on 3 review